GOVERNMENT RELATIONS / rhy
Salah
satu kegiatan penting yang harus dilakukan dalam aktivitas kehumasan adalah
menjalin hubungan dengan Pemerintah. Dalam perspektif Humas, Pemerintah
berperan penting terutama berkaitan dengan penentu kebijakan atau berbagai
keputusan normatif lainnya yang mengatur kehidupan bernegara, dan kebijakan itu
bisa saja mempengaruhi kehidupan dan aktivitas
suatu perusahaan/organisasi. Informasi yang diperoleh Humas,
nantinya akan menjadi masukan yang sangat penting bahkan strategis, bagi manajemen
puncak serta pihak lain dalam organisasi/perusahaan.
Ada banyak isu atau kebijakan yang
diluncurkan Pemerintah terkait aktivitas suatu organisasi, misalkan masalah
perizinan untuk membuka suatu kegiatan atau usaha, pemberian rekomendasi untuk
kegiatan yang berkaitan dengan eskpor impor, masalah pembayaran pajak, masalah
perlindungan bagi produsen maupun para karyawan. Hal lain, misalkan yang
berkaitan dengan kebijakan pensiunan, pembayaran upah terhadap tenaga kerja,
pemutusan hubungan kerja, dan sebagainya.
Sejalan dengan reformasi di bidang
sosial dan politik di Indonesia, terjadi pergeseran kewenangan untuk beberapa
aktivitas dalam bidang ekonomi dan politik, dari Pemerintah pusat kepada
Pemerintah daerah. Peran Pemerintah daerah menjadi semakin maksimal di bandingkan
Pemerintah pusat. Situasi ini, tentu sangat berbeda dibandingkan dengan apa
yang terjadi di waktu lampau, baik pada era Orde Lama maupun Orde
Baru. Pada masa lampau, sentralisasi kekuasaan melekat pada
Pemerintah pusat. Dewasa ini Pemerintah daerah, mulai dari Gubernur, Walikota,
Bupati, hingga pada pejabat Pemerintah yang paling bawah memegang peran yang
sangat besar bagi kemajuan suatu daerah. Kerap Pemerintah daerah menerbitkan
berbagai kebijakan normatif, misalkan melalui Perda atau berbagai keputusan
lain terkait dengan kehidupan masyarakat atau perusahaan di daerah
masing-masing.
Berbagai kebijakan yang dikeluarkan
Pemerintah daerah akan mengikat secara hukum semua warga masyarakat termasuk
perusahaan atau organisasi yang ada di daerah tersebut. Persoalannya kemudian,
apakah pengelola perusahaan yang ada di daerah atau perusahaan yang membuka
cabang di daerah itu memahami semua kebijakan itu? Inilah yang menjadi masalah
yang perlu diperhatikan para praktisi atau pejabat Humas pada setiap organisasi.
Karena itu, para praktisi Humas harus mampu menjalin suatu relasi yang
intensif, baik dengan Pemerintah pusat maupun Pemerintah daerah.
Relasi yang baik antara Humas dengan Pemerintah (baik pusat maupun daerah) akan
turut mendukung kehidupan serta kiprah perusahaan/organisasi di tengah
masyarakat.


Komentar
Posting Komentar