Riset Public Relation / rhy
Riset Public Relation
Riset yang dilakukan public relations memiliki potensi menjadi fondasi untuk
membangun si public relations yang lebih baik selain membangun organisasi bersangkutan
itu sendiri. Praktisi public relations bisa menggunakan hasil risetnya untuk mengembangkan
strategi dan program kemudian mengevaluasi hasilnya.
Apa Kegunaan Riset PR
Riset public relations menyediakan fondasi bagi apapun yang ingin dilakukan
seorang komunikator, termasuk di dalamnya mengidentifikasi dan memahami
kelompok publik yang dijadikan target utama, menggarap isu-isu penting,
mengembangkan strategi organisasional dan public relations dan mengukur hasilnya (Gronstedt, 1997).
Hasil riset juga bisa digunakan untuk membuat publikasi, seperti yang
disebutkan dalam hasil survei bahwa organisasi dapat memanfaatkannya untuk
meningkatkan publikasi.
The Institute of Public Relations mengidentifikasi delapan grup
penting yang berkomunikasi dengan organisasi public relations. Kedelapan grup ini meliputi komunitas,
perusahaan (pegawai, persatuan pegawai, manajer), pelanggan, suppliers, pasar
uang, distributor dan vendor, calon pegawai, dan pemuka masyarakat (media,
kelompok aktivis) (Oliver, 2001). Ada pula grup-grup yang lebih kecil daripada
mereka. Memang tidak banyak organisasi yang memiliki sumber daya untuk menjaga
hubungan baik yang kuat dengan berbagai grup setiap waktu walaupun tidak
terlalu diperlukan. Riset juga membantu departemen public relations mengidentifikasi target utama mereka dan
isu-isu yang berhubungan, maka organisasi pun dapat memfokuskan perhatiannya
pada area-area yang paling berpengaruh dan bernilai.
Riset juga membantu identifikasi pengetahuan, kecenderungan dan
perilaku sehari-hari publik, sumber-sumber informasi mana yang mereka percaya
dan bagaimana cara mencapainya dengan mudah. Grunig et al. (2002) menemukan
bahwa riset memegang peranan penting bagi organisasi dalam merespon publiknya
atau dalam hal ini, para aktivis. “Departemen public relations yang hebat dapat memetakan [lewat riset]
dan secara berkesinambungan menyuarakan pesannya, terutama pengambilan
keputusan kepada publik, terutama aktivis” (hal. 27). Departemen yang hebat
juga akan menggunakan riset untuk merencanakan dan mengevaluasi program-program
komunikasi mereka.
Ingatlah bahwa tujuan dari kampanye public relations adalah tampil beda dan mendobrak
penghalang yang tercipta antara produk dan pasarnya, ide atau jasa. Contoh dari
penghalang ini adalah resesi ekonomi atau komunitas yang kompetitif.
Strategi yang tepat akan dapat mengalahkan dan mendobrak penghalang ini dengan
lebih efisien. Dengan riset, kita akan bisa membantu suatu produk menyusun
strategi dan menciptakan kampanye PR maupun marketing yang baik. Namun sekali lagi,
hanya waktulah yang akan menentukan apakah strategi kita berhasil atau tidak.

Komentar
Posting Komentar